Jakarta, IDN Times - Pemerintah Iran memutuskan untuk kembali menutup Selat Hormuz pada Sabtu (11/7/2026) malam waktu setempat. Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menjelaskan, langkah ini dilakukan karena ada kapal yang berlayar di selat tersebut di luar jalur yang sudah ditentukan. IRGC juga telah menyerang kapal tersebut sebagai hukuman.
"Sebuah kapal yang membahayakan keamanan maritim dengan mematikan sistemnya telah diserang dan dihentikan. Penutupan akan dilakukan sampai pemberitahuan lebih lanjut dan sampai berakhirnya campur tangan Amerika Serikat di wilayah ini. Tindakan agresi terhadap Iran akan ditanggapi dengan keras dan pangkalan musuh baru di wilayah tersebut akan menjadi sasaran," bunyi pernyataan resmi Angkatan Laut IRGC, seperti dilansir The New Arab.
