Jakarta, IDN Times – Pemerintah Israel mengambil langkah hukum untuk membuka jalan bagi rencana pembangunan penjara dengan sistem pengamanan yang tak lazim. Dilansir Anadolu Agency, Menteri Perlindungan Lingkungan Israel, Idit Silman, telah menandatangani aturan yang mengubah status buaya menjadi “hewan liar yang dikelola”.
Aturan baru tersebut kini memungkinkan lembaga pemerintah, termasuk Dinas Penjara Israel (IPS), untuk memelihara buaya di fasilitas mereka dengan ketentuan tertentu. Langkah ini otomatis menghapus hambatan regulasi sebelumnya, di mana buaya diklasifikasikan sebagai satwa liar yang dilindungi dan hanya boleh ditempatkan di kebun binatang berlisensi.
Berdasarkan laporan Palestine Chronicle, gagasan kontroversial ini pertama kali mencuat sekitar enam bulan lalu. Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, mengusulkan pembangunan penjara berkeamanan tinggi yang dikelilingi parit berair berisi buaya untuk mencegah upaya pelarian para tahanan Palestina.
