Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
 Israel Tangkap 10 Warganya yang Serang Jurnalis AS dan Pejabat Eropa
potret bendera Israel (pexels.com/Oren Noam Gilor)
  • Kepolisian Israel menangkap sekitar 10 warganya pada 19 Oktober 2026 terkait serangan terhadap jurnalis AS dan sejumlah pejabat Eropa di Tepi Barat, serta menyita kendaraan pelaku.

  • Serangan terjadi saat panen zaitun warga Palestina di Taybeh pada 18 Oktober 2026, menargetkan fotografer Washington Post, diplomat Prancis dan Belgia, wali kota Prancis, serta perwakilan Polandia.

  • Pemerintah AS mengapresiasi penangkapan tersebut dan menuntut hukuman setimpal, sementara kepolisian Israel berjanji melanjutkan penyelidikan untuk menangkap serta memproses semua pihak yang terlibat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Israel dikabarkan telah menangkap sekitar 10 warganya yang menjadi pelaku serangan terhadap jurnalis Amerika Serikat (AS) dan sejumlah pejabat Eropa di Tepi Barat pekan lalu. Kepolisian Israel mengatakan, para pelaku sudah ditahan pada Senin (19/10/2026). Mereka juga mengklaim berhasil menyita sejumlah kendaraan yang digunakan pelaku untuk melakukan serangan.

"Menyusul insiden kekerasan serius selama akhir pekan lalu, termasuk penyerangan terhadap seorang pekerja media dan dugaan serangan terhadap warga sipil asing, operasi penangkapan dilakukan sebelum fajar," jelas Mayor Jenderal Moshe Finchi, komandan polisi Israel di Tepi Barat, seperti dilansir The New Arab.

1. AS mengapresiasi penangkapan pelaku serangan di Tepi Barat

Penangkapan ini lantas diapresiasi oleh Pemerintah AS. Dalam pernyataannya, Duta Besar AS untuk Israel, Mike Huckabee, mengatakan bahwa pelaku serangan terhadap jurnalis AS dan sejumlah pejabat Eropa di Tepi Barat patut mendapatkan hukuman setimpal akibat perbuatannya. 

“Upaya ini merupakan perkembangan yang sangat positif dalam menemukan dan menghukum mereka yang menyerang dan memukuli (jurnalis AS dan sejumlah pejabat Eropa) secara brutal," jelas Huckabee dalam sebuah unggahan di media sosial X dikutip Al Jazeera.

2. Pemukim Israel di Tepi Barat menyerang jurnalis dan pejabat Eropa di tengah panen Zaitun

Pemukim Israel yang sedang bersiap melakukan serangan. (commons.wikimedia.org/Mediterranea Saving Humans)

Serangan terhadap jurnalis AS dan pejabat Eropa di Tepi Barat ini terjadi pada Minggu (18/10/2026) pekan lalu. Ketika itu, sejumlah pemukim Israel di Tepi Barat menyerang seorang jurnalis foto AS dari Washington Post dan sejumlah pejabat Eropa yang terdiri dari diplomat konsulat Prancis dan Belgia di Israel, Wali Kota Aulnoye-Aymeries dari Prancis, serta seorang perwakilan resmi Polandia di Palestina.

Menurut keterangan otoritas setempat, serangan ini dilakukan saat jurnalis AS dan sejumlah pejabat Eropa tadi menghadiri panen Zaitun yang dilakukan warga Palestina di Taybeh, salah satu kota di Tepi Barat. Menurut Wali Kota Taybeh, Suleiman Khoury, pemukim Israel yang melakukan serangan berjumlah sepuluh orang. Khoury menjelaskan, para penyerang datang dari tujuh pos pemukiman yang ada di Taybeh.

3. Kepolisian Israel berjanji akan menangkap semua pelaku serangan

ilustrasi penangkapan (pexels.com/SHOX ART)

Serangan ini lantas mendapat kecaman keras dari kepolisian Israel. Kepolisian Israel mengatakan, pihaknya tidak akan membiarkan siapa pun, termasuk warga Israel yang melakukan tindakan kekerasan, terutama terhadap pejabat asing. Mereka berjanji akan menangkap dan menghukum semua pihak yang terlibat dalam serangan pada pekan lalu.  

"Kepolisian Israel mengutuk semua bentuk kekerasan. Kami akan melanjutkan penyelidikan aktif ini agar siapa pun yang terlibat dalam insiden ini menghadapi proses hukum tanpa memandang latar belakangnya," demikian bunyi pernyataan resmi kepolisian Israel.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article