Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Trump Berikan Dukungan Penuh untuk Netanyahu Jelang Pemilu Israel

3 min read
Trump Berikan Dukungan Penuh untuk Netanyahu Jelang Pemilu Israel
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjabat tangan dengan Presiden AS Donald Trump (The White House, Public Domain, via Wikimedia Commons)
  • Presiden AS Donald Trump menyatakan dukungan penuh kepada Benjamin Netanyahu menjelang pemilu parlemen Israel pada 27 Oktober 2026, melalui surat dan unggahan di Truth Social.
  • Netanyahu membalas dukungan itu lewat X dengan berterima kasih kepada Trump atas kerja sama mereka dan menyerukan kelanjutan misi bersama.
  • Dukungan tersebut muncul saat Netanyahu menghadapi surat perintah penangkapan ICC sejak November 2024 terkait dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan dukungan penuh dan total kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Dukungan tersebut disampaikan menjelang pemilihan umum parlemen Israel yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober mendatang.

Pernyataan dukungan dari Trump memicu ungkapan terima kasih secara terbuka dari pemimpin Israel tersebut pada hari Minggu (18/10/2026). Langkah politik terbuka ini mengemuka saat Netanyahu berupaya mempertahankan jabatannya di tengah pengawasan hukum internasional.

  1. 1. Dukungan terbuka Trump lewat surat dan Truth Social

    Presiden AS Donald Trump
    Presiden AS Donald Trump (Marc Nozell from Merrimack, New Hampshire, USA, CC BY 2.0, via Wikimedia Commons)

    Dilansir TRT World, Trump menyampaikan dukungannya kepada Netanyahu melalui sebuah surat pada Minggu. Dalam surat tersebut, dia mendeskripsikan sokongannya sebagai bentuk dukungan yang lengkap dan total. Trump secara eksplisit mendukung Netanyahu dalam persaingan untuk tetap menjabat sebagai perdana menteri.

    Selain melalui surat, Trump juga merilis dukungan tersebut melalui platform media sosial miliknya, Truth Social. Dia mengunggah pernyataan yang menegaskan dukungannya bahwa sang perdana menteri tidak akan mengecewakan para pemilih. "BIBI NETANYAHU TIDAK AKAN PERNAH MENGECEWAKAN KALIAN!" tulis Trump dalam unggahannya.

    Pernyataan resmi dari Trump tidak memuat perincian mengenai komitmen kebijakan tertentu yang berkaitan dengan dukungannya. Sikap publik ini memperlihatkan hubungan politik yang erat antara kedua pemimpin ketika Netanyahu mengincar masa jabatan berikutnya.

  2. 2. Ungkapan terima kasih Netanyahu di media sosial

    Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
    Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (UK Government, CC BY 2.0, via Wikimedia Commons)

    Netanyahu merespons dukungan tersebut dengan menyampaikan rasa terima kasih secara terbuka kepada presiden AS. Pesan tersebut diunggah melalui akun pribadinya di platform X pada Minggu. Unggahan itu dibuat menyusul publikasi surat dari Trump yang menyokong pencalonan kembalinya.

    Dalam unggahan itu, Netanyahu mengapresiasi kebersamaan dan kerja sama yang telah berjalan dengan Trump. Dia juga menyerukan kelanjutan kerja sama mereka ke depan. "Terima kasih, Presiden Trump, atas dukungan luar biasa Anda dan kerja sama kita. Bersama-sama kita akan menyelesaikan misi ini!" tulis Netanyahu.

  3. 3. Sorotan surat penangkapan ICC atas kejahatan di Gaza

    International Criminal Court
    International Criminal Court (Tony Webster, CC BY 2.0, via Wikimedia Commons)

    Kampanye pemilu yang dijalani Netanyahu berlangsung di tengah pengawasan hukum internasional terkait genosida Israel di Gaza. Mahkamah Pidana Internasional atau International Criminal Court (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu pada November 2024. Lembaga peradilan tersebut menemukan alasan masuk akal untuk meyakini bahwa dia memikul tanggung jawab pidana atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

    Dilansir TRT World, temuan ICC mencakup kejahatan perang berupa penggunaan kelaparan sebagai metode peperangan. Selain itu, lembaga tersebut menyertakan kejahatan terhadap kemanusiaan yang meliputi pembunuhan, penganiayaan, dan tindakan tidak manusiawi lainnya. Hal tersebut menjadi dasar penerbitan surat perintah penangkapan terhadap perdana menteri Israel itu.

    Langkah terbuka Trump ini menempatkan dukungannya terhadap Netanyahu dalam sorotan publik. Situasi ini mengemuka ketika sang pemimpin Israel menghadapi kontestasi pemilu domestik sekaligus pengawasan internasional yang terus berlanjut atas pelaksanaan perang di Gaza.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More