Hakim investigasi Juan Carlos Peinado menilai ada kemungkinan Gómez meninggalkan Spanyol selama proses hukum berjalan. Karena alasan itu, pengadilan memutuskan untuk menyita paspor miliknya dan mewajibkan dirinya melapor ke pengadilan setiap dua minggu sekali.
Pengawasan juga diperketat di seluruh pintu keluar negara, termasuk perbatasan darat serta bandara sipil dan militer. Aturan ini akan terus berlaku sampai ada keputusan hukum yang baru.
"Kami akan mengeluarkan perintah yang diperlukan untuk semua pos perbatasan serta bandara sipil dan militer," kata Hakim Juan Carlos Peinado, dikutip dari Times of India.
Gómez didakwa atas dugaan penyalahgunaan pengaruh, korupsi di sektor bisnis swasta, serta penyalahgunaan uang negara. Kasus ini terkait dengan kegiatannya dalam sebuah program akademik di Universitas Complutense Madrid dan dugaan bahwa ia memanfaatkan koneksi politiknya untuk mendapat keuntungan pribadi.