Jakarta, IDN Times – Pemerintah Jepang menolak tuduhan spionase yang dialamatkan kepada warganya di Rusia menyusul penangkapan seorang jurnalis di wilayah Timur Jauh. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia mengidentifikasi jurnalis surat kabar Hokkaido Shimbun tersebut sebagai Yuki Imai.
“Tidak ada fakta seperti itu,” kata Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi di hadapan awak media, dikutip CNA.
Pihak Hokkaido Shimbun mengaku telah menerima informasi mengenai pengumuman resmi Moskow dan sedang memeriksa detail kejadian. Media tersebut juga menyatakan keselamatan jurnalisnya menjadi prioritas utama serta akan mengambil langkah sesuai prosedur internal.
