Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri (Menlu) Jerman, Johann Wadephul menyatakan dukungan penuh kepada Mahkamah Pidana Internasional (ICC) pada Senin (28/9/2026). Dukungan ini disampaikan di tengah ancaman sanksi dari Amerika Serikat (AS).
Pada awal September, AS sudah mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada ICC. Washington di bawah pemerintahan Presiden AS, Donald Trump juga mendorong sekutunya untuk keluar dari ICC.
