Jakarta, IDN Times - Jerman, pada Senin (31/8/2026), mengkritik Israel karena tidak melakukan penyelidikan pidana terkait serangan mematikan terhadap konvoi bantuan World Central Kitchen (WCK) di Gaza pada 2024. Sebanyak tujuh pekerja bantuan tewas dalam peristiwa tersebut.
"Kami menyesalkan pengumuman IDF (militer Israel) pada 19 Agustus 2026 bahwa mereka tidak akan memulai penyelidikan atas insiden yang melibatkan pekerja organisasi World Central Kitchen," demikian pernyataan yang disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman, dikutip Anadolu.
Ia mengatakan bahwa Jerman mengharapkan Israel untuk mematuhi kewajiban kemanusiaan dan hukum internasionalnya. Hal ini mencakup penyelidikan dan penuntutan terhadap pelanggaran hukum humaniter internasional.
“Pemerintah terus menyerukan penyelidikan yang transparan dan menyeluruh terhadap insiden tersebut oleh pihak berwenang Israel yang berkompeten,” tambah juru bicara tersebut.
