Jakarta, IDN Times - Sejumlah pria berseragam hitam tampak berdiri tegak saling menghadap hingga membentuk formasi deretan panjang. Senapan laras panjang dengan sangkur terhunus dalam genggaman mereka. Sarung tangan putih tampak membalut tangan mereka, sementara topi putih dengan hiasan emas terlihat menyempurnakan seragam mereka. Di tengah barisan yang tertata rapi itu, membentang karpet merah menyambut kedatangan tamu penting dunia yang akan hadir malam itu.
Mereka adalah pasukan jajar kehormatan Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) yang hendak menyambut kedatangan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, di Indonesia pada Sabtu (17/10/2026) malam di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Kedatangan Guterres untuk menjalani kunjungan ke Tanah Air disambut pula oleh Menteri Luar Negeri RI, Arrmanatha Christiawan Nasir. Pertemuan keduanya diawali dengan jabat tangan dan senyum yang mengiringi sapaan di tengah suasana penyambutan resmi.
Arrmanatha hadir mengenakan jas biru navy dengan peci hitam di kepala. Di sampingnya, Guterres mengenakan jas hitam dan celana cokelat. Keduanya lantas melangkah bersama, menyusuri karpet merah yang diapit barisan pasukan jajar kehormatan Paspampres yang gagah.
Langkah mereka berpadu dengan suasana khidmat di area kedatangan. Selama Arrmanatha dan Guterres berjalan di tengah karpet merah itu, pasukan jajar kehormatan tetap berdiri dalam formasi yang rapi. Senapan yang mereka pegang tegak sejak awal merupakan bagian dari tata upacara penyambutan.
Arrmanatha dan Guterres berjalan berdampingan di tengan karpet merah yang menjadi jalur penghubung mereka dengan kendaraan resmi yang telah disiapkan untuk melanjutkan perjalanan.
