Comscore Tracker

Situasi Berubah, Turki Tambah Bala Bantuan ke Idlib

Persiapan untuk operasi militer lanjutan?

Ankara, IDN Times - Pemerintah Turki, pada hari Sabtu (12/01) mengirim bala bantuan militer tambahan ke perbatasan Provinsi Idlib di Suriah yang saat ini menjadi benteng pertahanan terakhir pasukan pemberontak Suriah.

Selain itu, pasukan dan tank Turki juga dikabarkan melaksanakan latihan militer di perbatasan Suriah dan merencanakan operasi militer baru untuk menghancurkan pasukan Kurdi (YPG), seperti yang dilansir dari Reuters

1. Diklaim sebagai bagian dari rotasi militer

Situasi Berubah, Turki Tambah Bala Bantuan ke IdlibAl Arabiya

Dikutip dari GulfTimes.com, menurut salah satu pejabat militer Turki kegiatan yang terjadi di perbatasan maupun di dalam Provinsi Idlib dalam beberapa hari terakhir yang melibatkan militer Turki adalah bagian dari rotasi militer.

Keluar masuknya kendaraan militer Turki dari Idlib dianggap sebagai hal yang lumrah saja karena dibutuhkannya pergantian dan pertukaran alutsista. Sampai saat ini militer Turki menolak adanya isu yang menyatakan bala bantuan tambahan yang masuk ke Provinsi Idlib digunakan sebagai sebuah persiapan untuk melaksanakan operasi militer lanjutan. 

Baca Juga: AS Mundur, Turki Ambil Alih Pertempuran Melawan ISIS di Suriah

2. Turki berkomitmen dengan persetujuan de-eskalisasi di Idlib

Situasi Berubah, Turki Tambah Bala Bantuan ke IdlibAL Monitor

Perjanjian yang ditandatangani oleh Presiden Erdogan dan Presiden Vladimir Putin di Sochi pada 17 September 2018 lalu, menyetujui pembentukan wilayah de-eskalisasi militer di Provinsi Idlib.

Pemerintah Turki melalui Kementerian Pertahanannya menyatakan masih berkomitmen bahwa bala bantuan yang mereka kirim ke Provinsi Idlib tidak melanggar perjanjian de-eskalasi dan akan terus berkooperasi secara penuh bersama Rusia, dilansir dari Reuters.

"Kami melakukan segala upaya untuk menjaga gencatan senjata dan stabilitas di Idlib yang sejalan dengan Perjanjian Sochi. Kerjasama erat kami bersama Rusia terus berlanjut," ujar Menteri Pertahanan Turki, Halusi Akar.

3. Cepat atau lambat Turki tetap melanjutkan operasi militer melawan YPG

Situasi Berubah, Turki Tambah Bala Bantuan ke IdlibPressTV

Mengalirnya terus bala bantuan militer Turki ke wilayah de-eskalisasi di Provinsi Idlib menimbulkan banyak kekhawatiran. Meskipun militer Turki menolak adanya pernyataan akan melakukan operasi militer di dalam wilayah de-eskalisasi, hal ini dianggap belum cukup memastikan niat utama Turki.

Persiapan mundur pasukan AS yang sudah dimulai pelan-pelan dianggap sebagai pemicu mengapa eskalisasi mulai terjadi kembali di Provinsi Idlib. Namun, berdasarkan pernyataan Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, yang menjadi target utama militer Turki adalah pasukan Kurdi (YPG) yang bersembunyi dibalik perlindungan AS. Menurutnya, cepat atau lambat jika penarikan mundur pasukan AS mengalami penundaan maka militer Turki akan mengambil inisiatif untuk menghancurkan kekuatan YPG.

Baca Juga: Presiden Erdogan Undang Trump Berkunjung ke Turki, Ada Apa?

Karl Gading S. Photo Verified Writer Karl Gading S.

History Lovers and International Conflict Observer....

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya