Jakarta, IDN Times – Kasus penipuan yang menyasar wisatawan mancanegara di Korea Selatan (Korsel) meningkat tajam di tengah popularitas gelombang budaya (K-Wave). Data Badan Kepolisian Nasional Korea Selatan yang dirilis pada Minggu (21/6/2026) menunjukkan laporan penipuan yang melibatkan korban warga negara asing melonjak dari 5.307 kasus pada 2023 menjadi 19.907 kasus pada 2025.
Sejumlah kasus berkaitan dengan transaksi barang dagangan K-pop dan tiket konser. Penggemar dari luar negeri biasanya mengirim dana kepada perantara lokal untuk melakukan pembelian karena mereka kurang memahami bahasa dan sistem belanja daring di Korsel. Namun, pelaku kerap menghilang setelah pembayaran diterima.
