ilustrasi kebakaran mal di Pakistan (unsplash.com/Anthony Maw)
Utumishi Girls Academy ditutup sementara waktu agar pihak kepolisian dapat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Menteri Dalam Negeri Kenya, Kipchumba Murkomen, meminta masyarakat untuk tidak membuat asumsi terkait penyebab insiden selama penyelidikan berjalan.
"Saya minta semua pihak bersabar. Kita harus menghindari spekulasi atau rumor tentang penyebab kejadian ini," kata Menteri Murkomen.
Kepolisian Kenya kemudian menahan delapan siswi untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Juru bicara Direktorat Investigasi Kriminal Kenya, John Marete, memastikan proses pemeriksaan masih terus berlangsung.
"Penyelidik kami sudah melakukan tanya jawab secara menyeluruh dengan para siswi, guru, dan saksi mata lainnya," kata Marete.
Buntut dari kejadian ini, Dewan Pengurus Utumishi Girls Academy resmi dibubarkan. Keputusan ini diambil setelah pemeriksaan awal menemukan adanya pelanggaran aturan keselamatan sekolah, seperti kapasitas asrama yang berlebih dan akses pintu keluar yang terkunci.
"Dewan Pengurus Utumishi Girls Academy telah dibubarkan karena gagal memastikan aturan keselamatan sekolah dan pendidikan dasar berjalan dengan baik," kata Menteri Pendidikan Kenya, Julius Migos Ogamba.