Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kendaraan Taktis Terguling, Prajurit Australia Tewas saat Latihan
Bendera Australia (unsplash.com/Amber Weir)
  • Seorang prajurit Australia tewas dan lima lainnya terluka setelah kendaraan taktis pengangkut personel terguling saat latihan di Mount Bundey, sekitar 100 kilometer tenggara Darwin.
  • Korban tewas ialah Kopral Brendan Hannam, 28 tahun, dari Batalion 5/7 Resimen Kerajaan Australia, yang meninggalkan pasangan dan dua anak balita.
  • Dua personel terluka dievakuasi ke Rumah Sakit Royal Darwin dalam kondisi stabil, sementara tiga dirawat di Robertson Barracks; polisi dan militer menyelidiki kendaraan serta kondisi medan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Angkatan Bersenjata Australia berduka setelah seorang prajuritnya meninggal dunia dan lima lainnya terluka dalam agenda latihan militer pada Senin (5/10/2026). Departemen Pertahanan Australia secara resmi mengonfirmasi kabar duka tersebut kepada publik pada Selasa (6/10/2026).

Insiden yang terjadi di kawasan utara Australia ini langsung memicu keprihatinan mendalam dari jajaran petinggi komando pertahanan dan pemerintah federal. Otoritas berwenang segera mengerahkan tim tanggap darurat guna mengamankan lokasi kejadian serta memastikan penanganan medis bagi seluruh personel.

1. Insiden tergulingnya kendaraan taktis pengangkut personel di area latihan

Peristiwa nahas ini bermula saat sebuah kendaraan taktis pengangkut personel terguling di area latihan Mount Bundey. Insiden terjadi sekitar pukul 17.00 waktu setempat di kawasan darat yang berjarak sekitar 100 kilometer ke arah tenggara dari Kota Darwin.

Tim penyelamat gabungan bergerak cepat menuju lokasi kejadian guna memberikan pertolongan pertama serta mengevakuasi seluruh korban. Saat ini, Kepolisian Northern Territory bersama tim investigasi militer tengah memeriksa kelaikan teknis armada dan kondisi medan latihan secara menyeluruh tanpa membuat spekulasi dini.

"Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga prajurit muda yang meninggal dunia kemarin," ujar Kepala Menteri Northern Territory, Lia Finocchiaro, dilansir BBC.

2. Identitas prajurit yang gugur dalam insiden kendaraan taktis

Prajurit yang gugur dalam tugas tersebut teridentifikasi sebagai Kopral Brendan Hannam (28). Ia bertugas di Batalion 5/7 Resimen Kerajaan Australia dan dikenal sebagai bintara berdedikasi tinggi serta memiliki rekam jejak mumpuni di kesatuannya.

Hannam meninggalkan seorang pasangan dan dua anak yang masih balita. Semasa bertugas, Hannam berencana menempuh pendidikan spesialisasi sebagai teknisi medis tempur, serta dikenal luas sebagai sosok yang penuh perhatian terhadap keluarga maupun rekan sejawat.

"Dia pemimpin muda kesayangan kami yang rela berkorban dua kali ke Afghanistan pada 2019, serta ikut melatih tentara Ukraina bersama militer Inggris," kata Kepala Staf Angkatan Darat, Letnan Jenderal Susan Coyle.

3. Perawatan intensif bagi lima personel yang terluka pascakejadian

Sebanyak lima personel yang terluka segera mendapatkan perawatan intensif pascakejadian. Dua korban dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit Royal Darwin dalam kondisi stabil, sementara tiga lainnya menjalani perawatan di fasilitas medis Robertson Barracks.

Tragedi ini tercatat sebagai peristiwa fatal kedua yang merenggut nyawa personel militer Australia dalam sesi latihan tempur sepanjang tahun ini. Hasil investigasi menyeluruh nantinya akan dijadikan landasan evaluasi untuk memperketat protokol keselamatan operasional kendaraan di seluruh pangkalan militer.

"Tidak ada tugas yang sepenuhnya aman bagi tentara kita, dan kejadian sedih ini mengingatkan kembali risiko besar yang dihadapi oleh keluarga militer," ungkap Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article