Jakarta, IDN Times - Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana Topan Maysak dan banjir susulan di wilayah Guangxi, China, meningkat drastis menjadi 159 jiwa hingga Jumat (21/8/2026). Otoritas setempat mengonfirmasi data terbaru tersebut setelah tim SAR menyelesaikan verifikasi lapangan di kawasan terdampak.
Bencana akibat cuaca ekstrem ini menghancurkan kawasan pemukiman serta fasilitas publik di sejumlah kota. Pemerintah daerah kini mulai mengalihkan fokus operasional dari pencarian korban menuju penanganan masa pemulihan.
