Jakarta, IDN Times - Kantor Keamanan Nasional (NSO) Kepresidenan Korea Selatan (Korsel) mendesak Korea Utara (Korut) untuk segera menghentikan peluncuran rudal balistiknya. Pernyataan tegas ini disampaikan pada Senin (12/10/2026) dalam pertemuan darurat NSO, menyusul laporan militer Korsel yang mendeteksi sejumlah rudal balistik yang diluncurkan dari wilayah Pyongyang menuju Laut Timur.
"Peluncuran rudal berulang kali oleh Korut merupakan pelanggaran serius terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB dan tidak membantu meredakan ketegangan di Semenanjung Korea," kata juru bicara kepresidenan Kang Yu-jung dalam sebuah pengarahan tertulis, dilansir Korea Herald.
