Jakarta, IDN Times - Meksiko mengerahkan ribuan tentara untuk memperkuat keamanan setelah gelombang kekerasan pecah menyusul kematian gembong narkoba Nemesio Oseguera Cervantes, yang dikenal sebagai “El Mencho”. Menteri keamanan negara itu menyatakan pengerahan tambahan pasukan dilakukan untuk meredam situasi yang memburuk di berbagai wilayah.
Menteri Pertahanan Ricardo Trevilla mengatakan 2.500 tentara tambahan dikirim ke wilayah barat Meksiko pada Senin (23/2/2026). Pemerintah menyebutkan sekitar 9.500 personel telah dikerahkan secara keseluruhan sejak Minggu.
Sedikitnya 20 negara bagian dilaporkan mengalami kerusuhan setelah El Mencho meninggal dalam tahanan pada Minggu, tak lama setelah ditangkap oleh pasukan khusus Meksiko di negara bagian Jalisco. Kartel Jalisco New Generation (CJNG) yang dipimpinnya dikenal sebagai salah satu organisasi kriminal paling ditakuti di Meksiko.
Setidaknya 25 anggota Garda Nasional Meksiko dilaporkan tewas di negara bagian Jalisco sejak kekerasan meletus, menurut menteri keamanan. Bagaimana kronologi kematian El Mencho?
