Jakarta, IDN Times – Pemerintah Filipina resmi menangguhkan ekspor komoditas ube segar beserta bibitnya pada Minggu (13/9/2026). Kebijakan ini diambil sebagai langkah preventif untuk mengamankan ketersediaan bibit di dalam negeri di tengah melonjaknya permintaan internasional.
Otoritas pertanian setempat kini lebih memprioritaskan pemenuhan kebutuhan petani lokal ketimbang memasok pasar luar negeri. Penguatan kapasitas produksi domestik ini dinilai krusial agar Filipina mampu meraup keuntungan ekonomi yang lebih maksimal di pasar global.
