Jakarta, IDN Times - Pemerintah Malaysia meminta Badan Pengungsi PBB (UNHCR) menghentikan sementara pendaftaran pengungsi baru di negaranya. Permintaan ini disampaikan dalam sidang Dewan Negara pada Kamis (23/7/2026) sebagai bagian dari rencana pembentukan sistem pendataan pengungsi nasional.
Pemerintah menyatakan kebijakan ini bertujuan untuk mengelola data pengungsi secara mandiri. Namun, sejumlah organisasi kemanusiaan mengingatkan agar masa transisi ini tidak mengabaikan perlindungan bagi para pencari suaka.