Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menlu Sugiono: Damai di Gaza Bukan Sekadar Berhenti Perang
Menlu Sugiono dorong pemenuhan hak atas pembangunan bagi semua orang di High-Level Meeting to Commemorate the 40th Anniversary of the Declaration on the Right to Development di sela-sela High-Level Week UNGA 81. (Dok. Kemlu RI)
  • Indonesia menilai perdamaian di Gaza harus disertai pemulihan kehidupan yang layak, bukan hanya berhentinya kekerasan.

  • Pemulihan membutuhkan bantuan jangka panjang, layanan dasar, infrastruktur, dan sumber penghidupan bagi masyarakat Gaza.

  • Rekonstruksi Gaza perlu dipimpin dan dimiliki rakyat Palestina dengan dukungan sumber daya internasional.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling penting dalam pemulihan Gaza?
Vote Now
25/9/2026

Sugiono menyampaikan bahwa perdamaian di Gaza harus mencakup pemulihan kehidupan yang layak dan bermartabat. Pernyataan itu disampaikan dalam rilis yang diterima pada Jumat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling penting dalam pemulihan Gaza?
Vote Now
  • What?
    Menteri Luar Negeri RI Sugiono menekankan bahwa perdamaian Gaza harus diikuti pemulihan kehidupan warga, layanan dasar, infrastruktur, dan sumber penghidupan.
  • Who?
    Menteri Luar Negeri RI Sugiono, Indonesia, masyarakat Gaza, rakyat Palestina, serta National Committee for the Administration of Gaza.
  • Where?
    High Level Roundtable on Gaza Early Recovery, di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB ke-81.
  • When?
    Pernyataan itu dimuat dalam rilis yang diterima pada Jumat (25/9/2026).
  • Why?
    Karena perdamaian bagi masyarakat Gaza perlu membuka jalan menuju kehidupan yang layak dan bermartabat, bukan hanya menghentikan kekerasan.
  • How?
    Melalui gencatan senjata, akses bantuan kemanusiaan, pemulihan layanan dasar dan infrastruktur, serta rekonstruksi yang dipimpin dan dimiliki rakyat Palestina.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling penting dalam pemulihan Gaza?
Vote Now

Sugiono dari Indonesia berkata damai di Gaza bukan cuma saat kekerasan berhenti. Warga Gaza juga perlu bantuan, layanan dasar, rumah dan infrastruktur yang dibangun kembali. Dalam pertemuan PBB, ia mengatakan pemulihan harus membantu warga Palestina menjalani hidup yang layak. Proses itu perlu dipimpin dan dimiliki rakyat Palestina.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling penting dalam pemulihan Gaza?
Vote Now

Penekanan pada pemulihan jangka panjang menunjukkan bahwa perdamaian Gaza dibahas bersama kebutuhan nyata masyarakat, seperti layanan dasar, infrastruktur, dan sumber penghidupan. Dukungan internasional juga diarahkan untuk memperkuat kapasitas serta kepemilikan Palestina, sehingga proses pembangunan kembali tetap menempatkan masyarakat Gaza sebagai bagian utama.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling penting dalam pemulihan Gaza?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Perdamaian di Gaza tidak cukup hanya ditandai dengan berhentinya kekerasan. Bagi masyarakat yang telah terdampak konflik, perdamaian juga harus membuka jalan untuk kembali menjalani kehidupan yang layak.

Pesan itu disampaikan Menteri Luar Negeri RI Sugiono saat berbicara dalam High Level Roundtable on Gaza Early Recovery bertajuk “From Sharm El-Sheikh to Phase II – Consolidating Peace and Early Recovery” di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB ke-81.

Dalam forum tersebut, Sugiono menekankan upaya menjaga perdamaian dan pemulihan Gaza perlu berjalan beriringan. Penghentian kekerasan, gencatan senjata, dan akses bantuan kemanusiaan tetap menjadi prioritas, tetapi kebutuhan warga Gaza tidak berhenti pada bantuan darurat.

Masyarakat juga membutuhkan layanan dasar, infrastruktur, serta sumber penghidupan agar dapat kembali membangun kehidupan mereka. Karena itu, menurut Indonesia, proses pemulihan perlu mulai berjalan tanpa menunggu seluruh persoalan Gaza terselesaikan.

“Bagi rakyat Gaza, perdamaian harus berarti lebih dari sekadar tidak adanya kekerasan. Mereka harus dapat membangun kembali kehidupan yang layak dan bermartabat,” kata Sugiono dalam rilis yang diterima pada Jumat (25/9/2026).

Pernyataan tersebut menjadi penekanan Indonesia dalam pembahasan mengenai fase awal pemulihan Gaza. Bantuan kemanusiaan, kata Sugiono, tidak seharusnya hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam kondisi mendesak.

Menurut dia, bantuan juga perlu mendukung masyarakat Gaza agar dapat membangun kembali kehidupan mereka dalam jangka panjang. Dengan begitu, pemulihan tidak berhenti pada penyediaan kebutuhan dasar saat krisis, tetapi berlanjut pada pembangunan kembali kehidupan warga.

“Pemulihan Gaza membutuhkan pasokan dan sumber daya yang memadai untuk mengembalikan layanan dasar dan membangun kembali infrastruktur,” ujar Sugiono.

Sugiono juga menyebut National Committee for the Administration of Gaza dapat memainkan peran penting dalam proses tersebut. Dukungan sumber daya diperlukan agar layanan dasar yang terdampak dapat dipulihkan dan infrastruktur Gaza dapat kembali dibangun.

Di tengah pembahasan mengenai rekonstruksi, Indonesia juga menekankan siapa yang harus menjadi pemilik utama proses tersebut. Sugiono menyampaikan bahwa seluruh proses rekonstruksi Gaza harus bersifat Palestinian-led and Palestinian-owned, atau dipimpin dan dimiliki oleh rakyat Palestina.

Prinsip tersebut berarti dukungan internasional perlu diarahkan untuk memperkuat kapasitas dan kepemilikan Palestina atas masa depan Gaza. Bagi Indonesia, keterlibatan internasional dalam pemulihan perlu berjalan dengan tetap menempatkan masyarakat Palestina sebagai bagian utama dari proses tersebut.

Pembahasan mengenai pemulihan itu berlangsung dalam High-Level Roundtable on Gaza Early Recovery. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya internasional untuk memastikan perdamaian di Gaza diikuti dengan pemulihan yang nyata bagi masyarakat.

Forum tersebut secara khusus membahas langkah menuju fase berikutnya, termasuk pelaksanaan Peace Plan yang didukung melalui Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803.

Bagi Indonesia, pembahasan mengenai fase berikutnya tidak hanya berkaitan dengan bagaimana menjaga perdamaian, tetapi juga bagaimana masyarakat Gaza dapat kembali memperoleh layanan dasar dan membangun kehidupan mereka. Dengan demikian, pemulihan menjadi bagian yang berjalan bersama dengan upaya mempertahankan perdamaian.

Sampaikan pendapatmu

Apa yang paling penting dalam pemulihan Gaza?

See More

Curated For You

Editorial Team

Related Article