Jakarta, IDN Times - Angkatan Udara Prancis menggelar misi Pegase 2026 dengan rute panjang yang menghubungkan kawasan Arktik, Indo-Pasifik, hingga Timur Tengah dan Afrika Utara. Misi tersebut berlangsung selama lebih dari 40 hari dengan menempuh perjalanan lebih dari 40 ribu kilometer.
Komandan Misi Pegase 2026, Mayor Jenderal Julien Sabene, mengatakan pengerahan tersebut melibatkan sekitar 270 personel yang dibawa bersama sejumlah pesawat tempur dan pendukung. Rombongan meninggalkan Prancis pada 8 September dan dijadwalkan kembali pada 15 Oktober.
Dalam rangkaian tersebut, Indonesia menjadi salah satu negara yang disinggahi sekaligus lokasi pelaksanaan latihan bersama. Sebanyak sembilan pesawat dari tiga tipe dikerahkan dalam misi tersebut, yakni Rafale, A330 MRTT, dan A400M.
