Jakarta, IDN Times - Pihak berwenang di distrik Chitwan, Nepal tengah, berencana melakukan penguburan massal terhadap ratusan jenazah tak dikenal yang tewas akibat banjir bandang pada Rabu (26/8/2026). Pasalnya, banyak jenazah yang ditemukan mulai membusuk, sementara kamar mayat sudah penuh.
Ganesh Aryal, pejabat tinggi distrik Chitwan, mengatakan bahwa dari 233 jenazah yang ditemukan di daerah tersebut, hanya empat yang berhasil diidentifikasi. Jenazah-jenazah yang belum teridentifikasi rencananya akan dimakamkan di tepi sungai di kota Devghat, yang terkenal sebagai destinasi ziarah umat Hindu, mulai hari ini.
Aryal menerangkan bahwa sebelum dimakamkan, jenazah-jenazah tersebut akan diambil sample DNA-nya agar mereka dapat diidentifikasi di kemudian hari. Lokasi pemakaman juga akan diberi tanda supaya pihak keluarga bisa menemukan kembali jenazah orang-orang yang mereka cintai.
