Jakarta, IDN Times - Perusahaan teknologi kecerdasan buatan (AI) asal Amerika Serikat (AS), OpenAI, menyebut Iran telah membuat dan menyebarkan pesan anti-AS dan Israel menggunakan teknologi AI. Tuduhan tersebut termuat dalam laporan OpenAI yang dikutip Jerusalem Post pada Senin (12/10/2026).
Dalam laporan tersebut, OpenAI menjelaskan, Iran memanfaatkan teknologi AI untuk membuat komentar di media sosial, menciptakan tujuh jurnalis palsu, dan membuat artikel panjang untuk media global dengan tujuan menjelek-jelekkan AS dan Israel.
