Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pakistan Serang 3 Provinsi di Afghanistan, 13 Orang Tewas
potret Kota Kabul, Afghanistan (pexels.com/Abdul Naser Sahebzada)
  • Pakistan melancarkan serangan udara ke tiga provinsi Afghanistan—Kunar, Khost, dan Paktika—yang menewaskan 14 orang dan melukai 14 lainnya.
  • Serangan tersebut disebut sebagai balasan atas tuduhan Pakistan bahwa Taliban melindungi kelompok militan yang menyerang mereka, namun Taliban membantah klaim itu.
  • Aksi ini terjadi meski kedua negara telah menyepakati gencatan senjata sejak Maret melalui mediasi China, di tengah konflik lama akibat sengketa wilayah dan tuduhan dukungan terhadap Taliban.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pakistan dikabarkan kembali menyerang Afghanistan. Kali ini, serangan ditargetkan ke rumah-rumah warga di tiga provinsi yang ada di sana, yakni Provinsi Kunar, Khost, dan Paktika. 

Menurut keterangan Juru Bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, pada Rabu (10/6/2026), serangan Pakistan menewaskan 14 warga Pakistan di tiga provinsi tadi. Sementara itu, 14 lainnya mengalami luka-luka. 

1. Pakistan ditengarai ingin membalas Taliban

potret bendera Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP) (commons.wikimedia.org/Tehrik-e-Taliban Pakistan)

Serangan Pakistan tadi ditengarai merupakan balasan terhadap Taliban. Sebab, Islamabad menuduh Taliban telah melindungi kelompok militan yang menyerang mereka beberapa bulan lalu. Namun, nama kelompok militan itu tidak disebut.

Taliban membantah klaim yang dilontarkan Pakistan. Mereka berdalih tidak pernah melindungi dan meminta milisi mana pun untuk menyerang Pakistan. Oleh karena itu, Taliban meminta Pakistan untuk menarik kembali tuduhan mereka agar tidak membuat ketegangan semakin meningkat.

2. Pakistan dan Afghanistan sudah gencatan senjata

ilustrasi gencatan senjata (pexels.com/Omar Ramadan)

Serangan terbaru Pakistan ke Afghanistan ini dilakukan di tengah gencatan senjata. Sebab, kedua negara sebetulnya sudah menyepakati gencatan senjata pada Maret lalu. Kesepakatan ini diraih berkat mediasi dari China. 

Sebelum gencatan senjata, Pakistan dan Afghanistan sudah sempat saling serang pada Februari. Kala itu, Pakistan lebih dulu menyerang beberapa kota yang ada di Afghanistan, termasuk Ibu Kota Kabul. Serangan itu ditujukan ke Taliban. Sebab, Pakistan menyebut Taliban telah lebih dahulu menyerang mereka. Tidak lama berselang, serangan Pakistan dibalas oleh Taliban.

3. Konflik Pakistan dan Afghanistan disebabkan sengketa wilayah

peta wilayah Pakistan dan Afghanistan (pexels.com/Lara Jameson)

Sebagai informasi, konflik antara Pakistan dan Afghanistan telah berlangsung lama. Konflik ini disebabkan oleh sengketa wilayah. Selain itu, konflik juga diperparah karena Pakistan menuduh Afghanistan mendukung kelompok Taliban dalam melakukan teror di Pakistan. Sebetulnya, Afghanistan telah membantah tuduhan tersebut. Namun, Islamabad bersikukuh bahwa Kabul menjadi salah satu pendukung Taliban di belakang layar. 

Pakistan mengklaim telah berupaya menempuh jalan damai dengan Afghanistan agar perang konflik usai. Langkah ini juga dilakukan agar situasi di perbatasan kembali stabil. Sayangnya, menurut Pakistan, Taliban tidak kooperatif. Oleh karena itu, Pakistan tidak punya pilihan selain melakukan serangan balasan kepada mereka.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article