Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PBB Sebut Kerugian Ekonomi Gempa Venezuela Mencapai Rp119 T
ilustrasi ikon Venezuela (unsplash.com/leoguillen)
  • UNDP memperkirakan kerugian akibat dua gempa besar di Venezuela mencapai Rp119 triliun, mencakup kerusakan rumah, kendaraan, dan bisnis di wilayah terdampak.
  • USGS menilai gempa ini sebagai yang terbesar dalam sejarah Venezuela dengan potensi kerugian hingga Rp178 triliun dan lebih dari 10 juta warga terdampak.
  • Pakar menyoroti bangunan bata tanpa penguat sebagai penyebab utama besarnya kerusakan serta menunjukkan kurangnya kesiapan Venezuela menghadapi bencana besar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - United Nations Development Program (UNDP) memperkirakan bahwa kerugian akibat dua gempa bumi di Venezuela mencapai 6,7 miliar dolar AS (Rp119 triliun). Kerugian ini termasuk kerusakan rumah, aset ekonomi, seperti kendaraan dan bisnis. 

Perkiraan kerugian ini berdasarkan evaluasi citra satelit, model seismik dan data populasi di area terdampak. Analisis ini dilakukan setelah gempa bumi hebat yang melanda Venezuela dengan magnitudo 7,2 dan 7,5 skala Richter. 

1. Gempa menerjang pusat ekonomi Venezuela

susana gedung pencakar langit di Maracay, Aragua, Venezuela (unsplash.com/@jsshotz)

UNDP mengatakan bahwa gempa bumi ini melanda pusat ekonomi Venezuela sehingga dampaknya begitu besar. Guncangan gempa bumi kali ini dekat dengan ibu kota Caracas, dan sejumlah negara bagian lainnya, seperti La Guaira, Carabobo, Miranda, Yaracuy, dan Aragua. 

“Kecepatan dan akurasi dari evaluasi awal ini sangat penting untuk efektivitas respons penanganan bencana ini,” ungkap Perwakilan UNDP di Venezuela, Luis Francisco Thais, dikutip dari EFE, Senin (29/6/2026).

Thais menambahkan, alat RAPIDA ini didasarkan pada bukti nyata untuk mendukung warga terdampak. Sebab, setiap bencana dan krisis akan berdampak pada strategi pembangunan. 

2. USGS perkirakan kerugian mencapai Rp178 triliun

ilustrasi bendera Venezuela (unsplash.com/pikadzu)

United States Geological Survey (USGS) mengungkapkan bahwa bencana gempa bumi pekan lalu diperkirakan menjadi yang terbesar dalam sejarah Venezuela. Para pakar USGS menyebut bahwa dampak ekonominya mencapai 7 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). 

Dilansir The Latin Times, berdasarkan model statistik, terdapat 85 persen probabilitas terhadap kerugian ekonomi yang mencapai lebih dari 1 miliar dolar AS (RP17,8 triliun). Terdapat pula kemungkinan 12 persen kerugian yang melebihi 10 miliar dolar AS (178 triliun). 

USGS menyebut, lebih dari 10 juta warga terdampak guncangan menengah hingga kuat. Sedangkan 7,75 juta orang terdampak guncangan gempa kuat yang menyebabkan kerusakan besar, serta 2,37 juta orang terdampak guncangan kategori sangat kuat. 

3. Bangunan di Venezuela rawan roboh saat diterjang gempa bumi

suasana Caracas, Venezuela dari ketinggian (unsplash.com/arq_blee)

Sejumlah pakar menyebut bahwa kerugian ekonomi di Venezuela disebabkan oleh kerawanan bangunan di Venezuela. Sebab, warga Venezuela mayoritas tinggal di bangunan dari bata tanpa penguat dan blok bata yang rawan runtuh akibat gempa bumi kuat. 

Selain itu, gempa besar ini menunjukkan Venezuela kurang siap dalam menghadapi bencana skala besar, termasuk dalam menyelamatkan korban, mobilisasi, dan pemenuhan kebutuhan dasar. Kekurangan ini disebabkan oleh krisis yang berdampak pada kurangnya pembenahan infrastruktur dan pembatasan operasional. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article