Jakarta, IDN Times - Pembajak yang juga merupakan kopilot pesawat Flydubai dikabarkan pernah dilarang terbang oleh otoritas Oman karena tindakan radikal. Penemuan itu pertama kali disampaikan oleh Wall Street Journal (WSJ) berdasarkan keterangan sejumlah sumber rahasia yang mengetahui hal tersebut pada Jumat (2/10/2026).
Sayangnya, sumber tersebut tidak merinci tindakan radikal seperti apa yang pernah dilakukan sang kopilot sehingga dirinya dilarang terbang. Sejumlah media sudah berupaya bertanya ke Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) mengenai hal ini. Namun, Doha menolak memberi jawaban untuk menghindari dugaan yang terlalu dini.
