Jakarta, IDN Times - Pemimpin Militer Uganda, Muhoozi Kainerugaba mengatakan akan memutus hubungan diplomatik dengan Turki. Anak dari Presiden Uganda, Yoweri Museveni itu menyebut pemutusan akan dilakukan dalam 30 hari.
“Kami akan memutus seluruh hubungan diplomatik dengan Turki dalam kurun waktu 30 hari. Kami juga kana memblokir penerbangan dari dan ke Turki,” ungkapnya, dilansir dari Business Insider Africa, Selasa (14/4/2026).
Sebelumnya, Kainerugaba sudah mengungkapkan dukungan kepada Israel untuk melawan Iran. Ia bahkan menyebut, tentara Uganda mungkin akan ikut dalam operasi militer di Iran.
