Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Penerbangan dari Qatar Dibatalkan, Jemaah Umrah Putar Otak di Jeddah
Para pengendara melintas di dekat kepulan asap yang dilaporkan berasal dari serangan Iran di kawasan industri Doha, Qatar pada 1 Maret 2026. (MAHMUD HAMS/AFP)
  • Penerbangan Qatar Airways dari Jeddah menuju Jakarta dibatalkan akibat situasi memanas di Timur Tengah yang membuat operasional bandara di Qatar ditutup sementara.
  • Vadhia, jemaah umrah asal Indonesia, awalnya tidak menyangka penerbangannya akan terdampak karena kondisi di Madinah terlihat aman dan aktivitas ibadah berjalan normal.
  • Setelah menerima notifikasi pembatalan tanpa opsi pengganti, Vadhia dan keluarganya mencari alternatif dan akhirnya mendapatkan penerbangan langsung dari Jeddah ke Jakarta malam hari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Bingung dan resah dirasakan Vadhia (28), seorang jemaah umrah yang berada di Arab Saudi di tengah konflik pecah di kawasan Timur Tengah. Vadhia melaksanakan umrah mandiri sejak 22 Februari bersama keluarganya. Semula, dia berencana pulang ke Tanah Air dari Jeddah pada Minggu (1/3/3036).

"Seharusnya kami pulang malam ini, 1 Maret dari Jeddah dengan maskapai Qatar Airways, transit di Qatar," tuturnya kepada IDN Times.

Namun, ternyata penerbangan itu dibatalkan. Kondisi Qatar yang memanas menyebabkan operasinal bandara ditutup dan sejumlah penerbangan dibatalkan. Serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran terjadi saat Vadhia dan keluarganya berada di Madinah. Selama di sana, menurutnya, kondisi terlihat baik-baik saja.

"Aman, orang-orang terlihat tetap ibadah seperti biasa." Dalam suasana kondusif itu, Vadhia sekeluarga tidak terpikir bahwa penerbangan mereka akan dibatalkan. Apalagi selama berita serangan AS-Israel terhadap Iran berbalas-balasan, pihak Qatar Airways tidak memberikan informasi apa pun terkait penerbangan.

"Tapi saya memang tidak bisa check in dari kemarin (28 Feb). Akhirnya baru pagi ini pukul 10 pagi waktu Madinah, dapat notifikasi flight di-cancel dan tidak ada opsi penerbangan pengganti dari Qatar," sambung Vadhia.

Dengan berbagai kabar pemberitaan tentang kondisi Timur Tengah yang memanas, Vadhia dan keluarganya pun khawatir konflik bisa meluas hingga ke Arab Saudi. Mereka pun terpaksa putar otak mencari penerbangan lain yang direct dari Jeddah ke Jakarta.

"Karena penerbangan direct dari Jeddah ke Jakarta masih beroperasi. Kami akhirnya dapat penerbangan direct malam ini pukul 19.40 dari Jeddah," kata dia.

Editorial Team