Jakarta, IDN Times - Amerika Serikat (AS) dan Iran sepakat untuk menghentikan aksi saling serang. Keputusan ini praktis mengakhiri bentrokan kedua negara yang kembali meletus pada 11 Juli lalu. Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Mike Waltz, juga telah mengonfirmasi keputusan ini.
Awalnya, keputusan ini dilakukan oleh AS pada Jumat (24/7/2026) pekan lalu usai Presiden Donald Trump dinasihati bawahannya untuk berhenti menyerang Iran. Sebab, persediaan senjata milik militer AS kini kian menipis. Tidak lama kemudian, keputusan ini diikuti oleh Iran pada Minggu (26/7/2026).
