Jakarta, IDN Times - Tiga pendaki pemula asal Roseville, California, Amerika Serikat, harus dievakuasi oleh tim penyelamat pada Senin (31/8/2026) usai terdampar dan mengalami cedera saat mendaki Gunung Shasta sejak Minggu (30/8/2026). Insiden memprihatinkan tersebut terjadi setelah rencana perjalanan yang mereka susun berdasarkan petunjuk kecerdasan buatan (AI) justru berujung bahaya.
Ketiga pria tersebut mengandalkan program kecerdasan buatan Google Gemini untuk memetakan rute hingga menghitung kebutuhan perbekalan logistik. Namun, saran keliru dari AI membuat mereka hanya membawa sedikit persediaan makanan dan air.
Kondisi diperparah ketika mereka melanggar batas waktu pendakian, mengalami mati baterai pada alat navigasi, dan salah mengambil rute di kegelapan malam hingga akhirnya terdampar sebelum berhasil diselamatkan pada Senin (31/8/2026) pagi waktu setempat.
