Jakarta, IDN Times - Presiden Bolivia, Rodrigo Paz, mengumumkan pemotongan gaji dirinya dan jajaran menteri sebesar 50 persen pada Senin (25/5/2026). Langkah penghematan ini diambil pemerintah untuk menunjukkan komitmen negara di tengah krisis ekonomi dan rangkaian unjuk rasa warga yang sudah berlangsung selama beberapa minggu.
Kendati demikian, keputusan tersebut belum sepenuhnya menenangkan situasi di lapangan. Massa masih menggelar aksi turun ke jalan, menutup sejumlah akses utama lalu lintas, hingga menyuarakan tuntutan agar Presiden Rodrigo Paz segera mundur dari jabatannya.
