Nama Burnham sebetulnya sudah tidak asing lagi di Inggris. Sebab, ia sudah lama melanglang buana sebagai politikus di Negeri Ratu Elizabeth tersebut. Lantas, bagaimana profil lengkap Burnham? Simak ulasannya di bawah ini.
Profil Lengkap Andy Burnham yang Resmi Jadi PM Inggris

- Andy Burnham resmi dilantik sebagai Perdana Menteri Inggris pada 20 Juli 2026, menggantikan Keir Starmer setelah terpilih sebagai Ketua Partai Buruh sebulan sebelumnya.
- Burnham memulai karier politiknya sejak muda, pernah menjadi penasihat khusus Menteri Kebudayaan dan menjabat berbagai posisi penting termasuk Menteri Kesehatan di era Gordon Brown.
- Sebelum jadi PM, Burnham sukses tiga periode sebagai Wali Kota Manchester dengan fokus pada transformasi kota hijau dan transportasi publik, lalu berjanji membawa Inggris ke arah lebih baik.
Jakarta, IDN Times - Andy Burnham resmi dilantik menjadi Perdana Menteri (PM) Inggris yang baru pada Senin (20/7/2026). Burnham menggantikan Keir Starmer yang telah menjabat sebagai PM Inggris sejak Juli 2024 silam.
1. Burnham lahir di sebuah desa di dekat Liverpool

Burnham sendiri lahir di Desa Aintree, sebuah desa kecil terletak di dekat Kota Liverpool, pada Januari 1970. Ia dibesarkan di sebuah keluarga kelas menengah Katolik yang sangat taat beragama.
Ketertarikan Burnham pada dunia politik rupanya sudah dimulai sejak dirinya menginjak usia remaja. Saat berusia 15 tahun, Burnham bergabung dengan Partai Buruh Inggris. Tidak lama kemudian, ia melanjutkan studi di Program Studi Sastra Inggris di Fitzwilliam College, Cambridge.
Meski sudah tertarik pada dunia politik sejak remaja, Burnham justru tidak memulai kariernya dengan menjadi seorang politikus. Usai lulus dari bangku universitas, ia bekerja sebagai peneliti untuk seorang politikus Inggris dari Partai Buruh, Tessa Jowell. Jowell merupakan salah satu anggota parlemen Inggris yang menangani isu kesehatan. Ia juga merupakan seorang pejabat di komite sepak bola Inggris.
2. Menjadi penasihat khusus Menteri Kebudayaan pada 1998

Usai tidak lagi menjadi peneliti, Burnham lantas didapuk menjadi penasihat khusus untuk Menteri Kebudayaan Inggris, Chris Smith, pada 1998. Ia mengemban jabatan tersebut sampai 2001. Karier politik Burnham pun dimulai pada tahun tersebut.
Pada 2001, Burnham resmi terpilih menjadi anggota parlemen Inggris yang mewakili wilayah Leigh. Ketika itu, ia menjabat sebagai anggota parlemen di bawah tampuk kepemimpinan Perdana Menteri Tony Blair yang berhasil mengamankan periode kedua kepemimpinannya di Inggris.
Seiring waktu, karier politik dan pemerintahan Burnham kian menanjak. Pada 2008, Burnham ditunjuk oleh Perdana Menteri Gordon Brown untuk menjadi Menteri Negara untuk Urusan Kebudayaan, Media, dan Olahraga Inggris. Lalu pada 2009, ia ditunjuk menjadi Menteri Kesehatan.
3. Terpilih menjadi Wali Kota Manchester pada 2017

Pada Mei 2017, Burnham terpilih menjadi Wali Kota Manchester. Kala itu, ia punya tugas untuk mengembangkan dan mentransformasi Kota Manchester menjadi kota yang lebih baik dari sebelumnya.
Burnham menjabat sebagai Wali Kota Manchester selama tiga periode. Sebab, pada 2021 dan 2024, ia berhasil kembali terpilih untuk menjadi orang nomor satu di kota tersebut.
Selama menjabat sebagai wali kota, Burnham berhasil membuat Manchester menjadi kota paling hijau se-Eropa. Selain itu, ia juga berhasil mentransformasi layanan transportasi publik dan menjadikan Manchester sebagai kota dengan pertumbuhan paling cepat se-Inggris Raya.
4. Terpilih menjadi Ketua Partai Buruh pada Juli 2026

Usai tidak lagi menjabat sebagai Wali Kota Manchester, Burnham kembali ke kursi parlemen pada 18 Juni 2026. Kemudian, sebulan setelahnya, yakni pada 16 Juli 2026, Burnham terpilih menjadi Ketua Umum Partai Buruh Inggris. Ia menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Keir Starmer.
Terpilihnya Burnham menjadi Ketua Umum Partai Buruh membuat dirinya otomatis naik jabatan menjadi PM Inggris. Sebab, partai yang dipimpinnya mendominasi parlemen. Di Inggris, ketua partai yang menguasai parlemen akan otomatis didapuk menjadi PM.
Burnham akhirnya berhasil menjadi PM Inggris setelah mengalami kegagalan sebanyak dua kali. Sebab, pada 2010 dan 2015, Burnham juga pernah berupaya menjadi PM. Sayangnya, kedua upaya tersebut gagal total.
5. Burnham janji akan membawa Inggris menjadi lebih baik

Sebagai PM yang baru, Burnham berjanji akan membawa Inggris ke arah yang lebih baik. Dalam pidato perdananya sebagai PM pada Senin kemarin, ia juga mengucapkan terima kasih kepada Partai Buruh dan seluruh pihak yang sudah mendukungnya untuk naik tahta. Ia berharap semua pejabat di kabinetnya bisa bahu membahu untuk membangun negeri.
“Saya akan memberikan yang terbaik dan saya meminta kalian semua untuk mendukung saya. Mari kita bangun rasa persatuan nasional yang baru, tujuan bersama, dan sikap positif. Mari kita jadikan ini momen ketika Inggris mulai dipercaya lagi. Saatnya kita mengembalikan harapan. Terima kasih banyak semuanya,” kata Burnham, seperti dilansir laman resmi Pemerintah Inggris.





















