Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Belum Diperbaiki, Kadisdik: Sudah Direncanakan

SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Belum Diperbaiki, Kadisdik: Sudah Direncanakan
Kondisi SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09, Senin (20/7/2027). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dikosongkan sejak November 2024 setelah sebagian atap roboh dan dinyatakan rusak berat demi menjaga keselamatan siswa serta tenaga pendidik.
  • Sebanyak 270 siswa dipindahkan ke SDN Kebayoran Lama Selatan 11 dan menjalani sistem belajar dua shift agar hak pendidikan tetap terpenuhi tanpa mengurangi kualitas pembelajaran.
  • Dinas Pendidikan DKI Jakarta tengah menyiapkan Detail Engineering Design sejak 2025 untuk pembangunan ulang sekolah yang diusulkan masuk prioritas anggaran pada tahun 2027.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana, akhirnya buka suara tentang bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang roboh dua tahun lalu tetapi tak kunjung ada perbaikan. Dia mengatakan, saat ini pihaknya sudah merencanakan pembangunan ulang sekolah tersebut

Nahdiana mengatakan, pembangunan kembali SDN Kebayoran Lama Selatan 09 telah memasuki tahapan perencanaan sejak 2025 melalui penyusunan detail engineering design (DED) sebagai dasar teknis pembangunan.

"Proses perencanaan terus dilanjutkan agar pembangunan dapat segera direalisasikan sehingga siswa kembali belajar di gedung yang aman, nyaman, dan memenuhi standar sarana pendidikan," ujar dia dalam keterangan tertulis, Rabu (22/7/2026).

Menurut Nahdiana, pembangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 tetap menjadi bagian dari prioritas Pemprov DKI Jakarta dan akan kembali diusulkan pada tahun anggaran 2027.

1. Kegiatan belajar mengajar dilakukan dua shift

Siswa SD Kebayoran Lama Selatan 09 beraktivitas di sekolah, Senin (20/7/2026).
Siswa SD Kebayoran Lama Selatan 09 beraktivitas di sekolah, Senin (20/7/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Nahdiana mengatakan, 270 siswa sudah dipindahkan ke SDN Kebayoran Lama Selatan 11 yang berada di lokasi berdampingan sejak 28 November 2024.

"Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dengan sistem dua shift agar seluruh siswa tetap memperoleh layanan pendidikan secara optimal," ujar dia.

2. Keselamatan siswa jadi prioritas

Kondisi SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09, Senin (20/7/2027).
Kondisi SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09, Senin (20/7/2027). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Nahdiana mengatakan, keselamatan peserta didik dan keberlangsungan proses pembelajaran menjadi perhatian utama pemerintah.

"Keselamatan peserta didik menjadi prioritas kami. Di saat yang sama, kami memastikan seluruh siswa tetap memperoleh hak belajar secara optimal. Meski kegiatan belajar mengajar sementara dilaksanakan dengan sistem dua shift, proses pembelajaran tetap mengacu pada kurikulum yang berlaku, didampingi guru, dan kualitas layanan pendidikan tetap terjaga," kata dia.

3. Disdik pastikan tidak mengurangi kualitas pembelajaran

Kondisi SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09, Senin (20/7/2027).
Kondisi SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09, Senin (20/7/2027). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Nahdiana mengatakan, penyesuaian waktu belajar tidak mengurangi mutu pembelajaran. Kurikulum, proses belajar mengajar, serta pendampingan oleh guru dan tenaga kependidikan tetap berjalan sesuai standar.

"Kami terus melakukan pendampingan agar proses belajar mengajar berlangsung efektif. Yang terpenting, tidak ada satu pun anak yang kehilangan haknya untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas selama proses pembangunan sekolah dipersiapkan," kata dia.

4. Kondisi bangunan rusak berat

Kondisi SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09, Senin (20/7/2027).
Kondisi SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09, Senin (20/7/2027). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Nahdiana mengatakan, sebagian rangka atap SDN Kebayoran Lama Selatan 09 roboh pada November 2024. Berdasarkan rekomendasi teknis Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan, kondisi bangunan dikategorikan rusak berat sehingga tidak lagi layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

"Sejak 27 November 2024, gedung sekolah dikosongkan demi mengutamakan keselamatan siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Area sekolah juga telah diamankan untuk mencegah potensi risiko bagi warga sekolah," kata dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More