Jakarta, IDN Times - Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, buka suara soal serangan yang dilakukan Israel ke Lebanon. Pezeshkian mengatakan, serangan tersebut akan mengganggu kesepakatan gencatan senjata antara AS dan Iran. Ia juga menilai serangan tersebut akan memuat proses negosiasi perdamaian AS dan Iran menjadi tidak berarti.
“Serangan tersebut menandakan penipuan, ketidakpatuhan terhadap gencatan senjata, dan membuat negosiasi (perdamaian Iran dan AS menjadi) tidak berarti. Tangan kami tetap berada di pelatuk. Iran tidak akan pernah meninggalkan saudara-saudarinya di Lebanon,” ujar Pezeshkian dalam unggahan di X pada Kamis (9/4/2026), seperti dilansir Times of Israel.
