Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Iran Masih Tutup Selat Hormuz usai Gencatan Senjata, Rupiah Lesu

Iran Masih Tutup Selat Hormuz usai Gencatan Senjata, Rupiah Lesu
ilustrasi rupiah (unsplash.com/Mufid Majnun)
Intinya Sih
  • Rupiah ditutup melemah 14 poin ke Rp17.104 per dolar AS pada akhir perdagangan Jumat, dengan rentang harian Rp17.082–Rp17.124 dan return YTD sebesar 2,54 persen.
  • Sentimen negatif terhadap rupiah masih kuat karena Iran belum membuka Selat Hormuz meski ada gencatan senjata, membuat arus perdagangan global tetap terhambat.
  • Analis memprediksi rupiah berpotensi melemah lagi pada awal pekan depan, diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.110–Rp17.160 per dolar AS.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah melemah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Jumat, (10/4/2026).

Mengutip Bloomberg, kurs rupiah ditutup melemah 14 poin atau 0,08 persen ke Rp17.104 per dolar AS sore ini. Pagi tadi, rupiah dibuka menguat 4 poin ke level Rp17.086 per dolar AS.

Hari ini kurs rupiah diperdagangkan pada rentang Rp17.082-17.124 per dolar AS, dengan year to date(YTD) return 2,54 persen.

1. Nilai tukar rupiah berdasarkan kurs tengah BI

Berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI), nilai tukar rupiah menyentuh Rp17.112 per dolar AS.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan kurs rupiah pada penutupan perdagangan kemarin, Kamis, (9/4/2026), yang berada di level RpRp17.082 per dolar AS. Data JISDOR BI menunjukkan rupiah mengalami pelemahan sore ini dibandingkan kemarin.

2. Dolar AS masih hadapi sentimen negatif

Menurut analis pasar keuangan, Ibrahim Assuaibi, sentimen negatif masih membayangi rupiah karena sektor perdagangan belum pulih dari konflik di Timur Tengah.

Gencatan senjata yang disepakati AS dengan Iran belum membuat Teheran membuka Selat Hormuz untuk memulihkan jalur perdagangan global.

“Lalu lintas kapal melalui selat tersebut berada jauh di bawah 10 persen dari volume normal pada hari Kamis meskipun ada gencatan senjata karena Teheran menegaskan kendalinya dengan memperingatkan kapal untuk tetap berada di perairan teritorialnya saat melakukan hal tersebut,” kata Ibrahim dalam keterangannya.

3. Rupiah diprediksi melemah besok

Atas faktor-faktor tersebut, Ibrahim melihat potensi kurs rupiah melemah pada perdagangan pekan depan, Senin (13/4/2026).

“Untuk perdagangan Senin depan, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang  Rp17.110- Rp17.160. Dalam sepekan rupiah diperdagangkan di rentang Rp17.040-17.200,” kata Ibrahim.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More