Jakarta, IDN Times - Presiden Kuba, Miguel Diaz Canel mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak memiliki alasan untuk melancarkan agresi militer di negaranya. Sebab, Kuba bukanlah ancaman bagi AS.
“Tidak ada dalih, tidak ada alasan dari AS untuk menyerang sebagai langkah untuk menyelesaikan perbedaan dan perselisihan dengan Kuba,” ungkap Diaz-Canel, dikutip dari EFE, Rabu (8/4/2026).
Sebelumnya, Kuba sudah bersedia bernegosiasi dengan AS untuk mengakhiri blokade impor bahan bakar minyak (BBM). Langkah ini untuk mengakhiri krisis energi di negara Karibia tersebut.
