Jakarta, IDN Times - Ribuan warga Tunisia menggelar aksi unjuk rasa berskala besar untuk memprotes kepemimpinan Presiden Kais Saied di ibu kota Tunis pada Sabtu (17/10/2026). Aksi massa ini menjadi gelombang protes terbesar dalam beberapa tahun terakhir akibat keresahan publik atas melemahnya demokrasi serta kesulitan ekonomi yang tak kunjung membaik.
Menanggapi unjuk rasa tersebut, aparat keamanan menyiagakan ratusan personel kepolisian di berbagai sudut kota guna memperketat penjagaan. Kendati demikian, serikat buruh dan koalisi masyarakat sipil tetap melangsungkan aksinya guna menentang pembatasan ruang kebebasan di tengah krisis yang berkepanjangan.
