Jakarta, IDN Times - Puluhan ribu warga menggelar unjuk rasa antipemerintah di Tel Aviv pada Sabtu (24/10/2026), tiga hari menjelang pemilihan umum parlemen Israel. Aksi yang diinisiasi oleh kelompok October Council ini menuntut pertanggungjawaban Perdana Menteri(PM) Benjamin Netanyahu atas kegagalan keamanan dalam mencegah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Massa berbaris dari Rabin Square menuju Hostages Square sambil menyerukan pergantian pemerintahan pada pemilu yang akan digelar Selasa (27/10/2026).
Para demonstran menilai kepemimpinan Netanyahu selama empat tahun terakhir telah mengancam demokrasi dan merusak posisi internasional Israel. Aksi besar terakhir sebelum pemungutan suara ini turut dihadiri oleh para pemimpin dari empat partai oposisi utama. Selain di Tel Aviv, unjuk rasa serupa juga berlangsung di sejumlah wilayah lain di Israel.
