Jakarta, IDN Times - Pemerintah Qatar menolak tuduhan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menyebut negara itu mengoperasikan kampanye untuk memengaruhi opini publik global melawan Israel. Netanyahu melontarkan tudingan tersebut saat berpidato di hadapan Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.
Doha menilai tuduhan pemimpin Israel tersebut sebagai upaya mengalihkan perhatian internasional dari kejahatan dan krisis kemanusiaan di wilayah pendudukan Palestina. Selain membantah klaim manipulasi opini, diplomat Qatar juga meluruskan peran mediasi Qatar dalam perundingan regional.
