Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Qatar Bantah Tuduhan Israel Jadi Pemasok Dana untuk Hamas

3 min read
Qatar Bantah Tuduhan Israel Jadi Pemasok Dana untuk Hamas
potret bendera Qatar (pexels.com/monk 333)
  • Qatar membantah keras tuduhan Israel bahwa Doha memasok dana untuk Hamas, menyebutnya fitnah tanpa dasar dan upaya mengalihkan perhatian dari masalah politik domestik Israel.
  • Jurnalis Israel Ronen Bergman sebelumnya mengklaim Qatar sejak 2019 menyalurkan dana kepada Hamas melalui kedok bantuan kemanusiaan Gaza, serta Netanyahu telah diperingatkan berulang kali.
  • Qatar menyatakan bantuannya ditujukan bagi warga Gaza, bukan Hamas; termasuk kesepakatan dengan PBB mengirim 1,3 juta liter bensin untuk rumah sakit dan layanan penting.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Qatar membantah keras tuduhan Israel yang menyebut mereka telah menjadi pemasok dana untuk Hamas. Bantahan itu disampaikan oleh kantor media internasional Qatar pada Jumat (18/9/2026). Mereka menyebut tuduhan Israel sebagai fitnah belaka karena sama sekali tidak berdasar.

"Tuduhan ini dipromosikan oleh elemen sayap kanan Israel dan tokoh-tokoh politik dalam upaya untuk mengalihkan perhatian dari kegagalan politik domestik dan menggambarkan Qatar sebagai kambing hitam yang mudah," demikian bunyi pernyataan resmi kantor media internasional Qatar, seperti dikutip Jerusalem Post, Minggu (20/9/2026). 

  1. 1. Qatar mengatakan tidak pernah memasok dana untuk Hamas

    Anak-anak di Palestina sedang merayakan ulang tahun Hamas.
    Anak-anak di Palestina sedang merayakan ulang tahun Hamas. (farsnews.ir/Hadi Mohammad via commons.wikimedia.org/Hadi Mohammad)

    Qatar mengatakan, selama ini, pihaknya sama sekali tidak pernah sepeser pun memasok dana untuk Hamas. Sebab, mereka tidak tertarik terlibat dalam konflik antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza, Palestina. Oleh karena itu, Doha mendesak Tel Aviv untuk mengklarifikasi tuduhannya karena bisa merusak citra mereka di kancah internasional.

    "Pendanaan apa pun yang mungkin sampai ke Hamas di luar mekanisme ini tidak ada hubungannya dengan Qatar. Qatar tidak pernah memberikan uang kepada Hamas. Qatar tidak tertarik untuk terlibat dalam politik domestik Israel," lanjut kantor media internasional Qatar dalam pernyataannya dilansir Times of Israel.

  2. 2. Jurnalis media Israel sebelumnya menuduh Qatar jadi pemasok dana Hamas

    Seorang jurnalis sedang bertugas di lapangan.
    ilustrasi jurnalis (unsplash.com/Jana Shnipelson)

    Sebelumnya, salah satu jurnalis media Israel, Ronen Bergman, menyebut Qatar sudah menjadi salah satu pemasok dana untuk Hamas. Jurnalis yang bekerja untuk Yedioth Ahronoth itu mengklaim Doha sudah melakukan hal tersebut sejak 2019 silam. 

    Bergman menyebut Qatar sering mengirim dana untuk Hamas dengan kedok bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza. Ia juga mengatakan bahwa Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, sudah berulang kali diperingatkan soal hal tersebut. Laporan inilah yang akhirnya dibantah oleh Qatar. 

  3. 3. Qatar hanya mengirim bantuan kemanusiaan untuk Gaza

    Puing-puing bangunan di Gaza.
    potret puing-puing bangunan di Gaza (pexels.com/Hosny salah)

    Sebetulnya, Israel sudah berulang kali menuduh Qatar telah menjadi pemasok dana untuk Hamas. Sebab, Netanyahu yakin Qatar sudah menjalin hubungan dekat dengan milisi Palestina tersebut sejak lama. Namun, Netanyahu tidak pernah bisa membuktikan semua tuduhan tersebut. 

    Dalam praktiknya, Qatar bukan mengirim dana untuk Hamas, tetapi untuk warga Palestina di Gaza. Dana tersebut merupakan bentuk komitmen Doha untuk membantu semua warga Gaza yang terdampak serangan Israel. Pada Kamis (17/9/2026) lalu, misalnya, Qatar menandatangani kesepakatan dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengirim 1,3 juta liter bensin ke Gaza. 

    Kementerian Luar Negeri Qatar menjelaskan, sebagian bensin yang mereka kirim nantinya akan digunakan untuk membantu operasional rumah sakit dan pusat medis yang ada di Gaza. Sementara itu, sebagian lainnya akan digunakan untuk membantu operasional layanan lain yang membutuhkan persediaan bahan bakar. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More