Jakarta, IDN Times - Sedikitnya empat warga Palestina tewas akibat gelombang serangan militer Israel di Jalur Gaza, Sabtu (19/9/2026). Korban jiwa dalam rangkaian gempuran tersebut mencakup seorang anak perempuan dan putra sulung dari Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Gaza.
Tiga orang dilaporkan kehilangan nyawa dalam rangkaian serangan militer Israel pada Sabtu tersebut, sementara satu korban anak mengembuskan napas terakhir di rumah sakit akibat luka tembakan yang dideritanya. Serangan mematikan ini menyasar area permukiman, pasar, hingga kamp pengungsian dari wilayah utara sampai tengah Gaza.
