Jakarta, IDN Times - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan Iran hingga kini masih tercatat sebagai anggota organisasi Developing Eight (D-8). Pernyataan tersebut disampaikan di tengah situasi geopolitik yang memanas akibat konflik yang melibatkan Iran.
Indonesia saat ini memegang posisi sebagai Ketua D-8 dan dijadwalkan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) organisasi tersebut pada April 2026. Pemerintah menyatakan seluruh persiapan menuju pertemuan tingkat tinggi tersebut tetap berjalan sesuai rencana.
Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang menegaskan, status keanggotaan Iran dalam organisasi tersebut tidak berubah. Indonesia juga terus memantau perkembangan situasi keamanan yang berkaitan dengan negara tersebut.
“Keanggotaan Iran, sejauh yang saya ketahui, masih,” kata Yvonne dalam konferensi pers di Kantor Kemlu, Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2026).
Meski konflik di kawasan Timur Tengah terus berkembang, pemerintah Indonesia tetap berkomitmen menjalankan agenda organisasi tersebut dengan tetap memperhatikan dinamika situasi global.
