Jakarta, IDN Times – Sekitar 3 ribu warga Palestina memasuki area Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki untuk menunaikan salat Subuh pada Kamis (9/4/2026). Akses itu kembali dibuka setelah Israel menghentikan larangan yang telah berlangsung selama 40 hari.
Dilansir Daily Sabah, penutupan penuh sebelumnya diberlakukan sejak 28 Februari 2026, bertepatan dengan pecahnya perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran. Selama pembatasan tersebut, hanya staf masjid serta pejabat Jerusalem Islamic Waqf yang diizinkan beribadah di dalam kompleks, sedangkan warga Palestina lainnya melaksanakan salat di masjid kecil di berbagai penjuru kota.
