Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sekjen PBB Kenang 4 Pasukan RI Gugur di Lebanon, Ini Pesannya

3 min read
Sekjen PBB Kenang 4 Pasukan RI Gugur di Lebanon, Ini Pesannya
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres kunjungi pasukan penjaga perdamaian (PBB) di Sentul dan beri penghormatan kepada personel yang gugur. (Unic Jakarta/Talitha Vanya Ekta)
  • Antonio Guterres menilai serangan terhadap personel penjaga perdamaian sebagai pelanggaran serius yang dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang.

  • Guterres memberikan penghormatan kepada empat personel Indonesia yang baru-baru ini gugur saat bertugas di Lebanon.

  • Pasukan penjaga perdamaian PBB menjalankan tugas melindungi warga sipil, mengawasi bantuan, dan membuka ruang bagi solusi politik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bogor, IDN Times - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, menegaskan serangan terhadap personel penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang. Ia juga menuntut pertanggungjawaban atas pelanggaran tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Guterres saat memberikan sambutan kepada pasukan penjaga perdamaian di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI, Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada Senin (19/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, dia turut memberikan penghormatan kepada empat personel penjaga perdamaian Indonesia yang baru-baru ini gugur saat bertugas di Lebanon.

“Saya juga telah meletakkan karangan bunga di Pusat Pemeliharaan Perdamaian ini untuk menghormati empat personel penjaga perdamaian Indonesia yang baru-baru ini gugur di Lebanon. Pengabdian dan pengorbanan mereka tidak akan pernah dilupakan,” kata Guterres dalam pidatonya.

Guterres menegaskan, keselamatan personel penjaga perdamaian harus menjadi perhatian seluruh negara anggota PBB. Dia berkomitmen untuk terus menyerukan pemenuhan kewajiban negara-negara dalam menjamin keamanan personel PBB yang bertugas di berbagai wilayah konflik.

  1. 1. Guterres sebut serangan terhadap pasukan perdamaian bisa jadi kejahatan perang

    Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres kunjungi pasukan penjaga perdamaian (PBB)
    Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres kunjungi pasukan penjaga perdamaian (PBB) di Sentul dan beri penghormatan kepada personel yang gugur. (Unic Jakarta/Talitha Vanya Ekta)

    Dalam pidatonya, Guterres menekankan, personel penjaga perdamaian menjalankan tugas untuk mendukung terciptanya perdamaian. Karena itu, serangan terhadap mereka tidak boleh dianggap sebagai pelanggaran biasa.

    “Tidak seorang pun seharusnya gugur saat mengabdi untuk perdamaian. Serangan terhadap personel penjaga perdamaian merupakan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional dan dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang,” kata dia.

    Menurut Guterres, pelanggaran tersebut harus diikuti dengan pertanggungjawaban. Dia juga menegaskan akan terus mendesak negara-negara anggota PBB untuk memenuhi kewajiban mereka dalam melindungi personel organisasi internasional tersebut.

    “Saya akan terus menyerukan kepada negara-negara anggota untuk memenuhi kewajiban mereka guna memastikan keselamatan dan keamanan personel PBB setiap saat,” kata dia.

  2. 2. Kenang empat personel Indonesia yang gugur di Lebanon

    Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres kunjungi pasukan penjaga perdamaian (PBB) di Sentul dan beri penghormatan kepada personel yang gugu
    Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres kunjungi pasukan penjaga perdamaian (PBB) di Sentul dan beri penghormatan kepada personel yang gugur. (Unic Jakarta/Talitha Vanya Ekta)

    Kunjungan Guterres ke Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI juga menjadi kesempatan untuk memberikan penghormatan kepada empat personel Indonesia yang gugur ketika menjalankan tugas di Lebanon.

    Guterres meletakkan karangan bunga di pusat tersebut untuk mengenang pengabdian mereka. Dia menegaskan, pengorbanan para personel tidak akan dilupakan.

    “Saya datang ke sini hari ini untuk memberikan penghormatan kepada kalian atas keberanian dalam menjalankan misi penting ini,” ujar Guterres kepada para personel penjaga perdamaian.

    Dia juga menyampaikan apresiasi kepada para anggota pasukan atas komitmen mereka dalam menjaga perdamaian, termasuk mereka yang menjalankan tugas jauh dari keluarga dan negara asal.

    Dalam pidatonya, Guterres tidak menyebut identitas keempat personel Indonesia tersebut maupun pihak yang bertanggung jawab atas kematian mereka. Dia lebih menekankan pentingnya menghormati pengorbanan pasukan perdamaian dan memastikan keselamatan personel yang masih bertugas.

  3. 3. Pasukan perdamaian berperan melindungi warga sipil

    Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres kunjungi pasukan penjaga perdamaian (PBB)
    Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres kunjungi pasukan penjaga perdamaian (PBB) di Sentul dan beri penghormatan kepada personel yang gugur. (Unic Jakarta/Talitha Vanya Ekta)

    Guterres turut menyoroti peran pasukan penjaga perdamaian PBB atau Blue Helmets di sejumlah wilayah yang mengalami konflik. Menurut dia, keberadaan mereka menjadi sumber harapan bagi masyarakat yang tinggal di kawasan paling terdampak konflik.

    “Pasukan Blue Helmets PBB merupakan sumber harapan di sejumlah wilayah paling bermasalah di dunia,” kata Guterres.

    Dia mengatakan, para personel penjaga perdamaian menjalankan sejumlah tugas penting, mulai dari meredakan ketegangan antara pihak-pihak yang bermusuhan hingga mengawasi penyaluran bantuan kemanusiaan.

    Mereka juga bertugas melindungi warga sipil dan menciptakan ruang bagi solusi politik agar proses perdamaian dapat berkembang.

    “Jauh dari rumah, di sejumlah lingkungan paling berbahaya di dunia, para penjaga perdamaian meredakan ketegangan antara pihak-pihak yang bermusuhan, mengawasi penyaluran bantuan penting, melindungi warga sipil, serta membuka ruang bagi solusi politik dan, mudah-mudahan, perdamaian untuk tumbuh dan mengakar,” ujar dia.

    Guterres menutup sambutannya dengan memberikan penghormatan kepada seluruh personel penjaga perdamaian atas pengabdian dan pengorbanan mereka. Ia menegaskan bahwa perdamaian merupakan salah satu tujuan terpenting yang harus terus diperjuangkan masyarakat internasional.

Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More