Jakarta, IDN Times – Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran dalam operasi tempur besar-besaran pada Sabtu (28/2/2026). Serangan ini direspons Iran dengan serangan balasan, tak hanya menargetkan Israel tapi juga berbagai negara di Timur Tengah yang terdapat markas besar militer AS.
Eskalasi konflik antara AS-Israel dan Iran memang kian meruncing dalam beberapa pekan terakhir. Hubungan AS dengan musuh bebuyutannya itu kian memanas salah satunya sejak Iran berencana menutup Selat Hormuz.
Selat Hormuz sendiri adalah satu-satunya pintu masuk laut ke Teluk Persia, yang membelah Iran di satu sisi dan Oman serta Uni Emirat Arab di sisi lainnya.
Lalu mengapa Selat Hormuz penting untuk Amerika hingga Dunia? Selat Hormuz milik siapa? Simak baik-baik fakta selengkapnya di sini!
