Jakarta, IDN Times — Otoritas Indonesia memulai penyelidikan awal atas dugaan kebakaran akibat pembukaan lahan di area konsesi yang dioperasikan anak usaha Kencana Agri, produsen minyak kelapa sawit yang terdaftar di bursa Singapura. Perusahaan mengungkapkan penyidik telah memeriksa lokasi terdampak di Kalimantan Utara pada September 2026.
Dalam keterbukaan informasi pada Jumat (16/10/2026), Kencana Agri menyatakan penyelidikan masih berlangsung. Perusahaan mengakui kebakaran telah berdampak pada sekitar 62 hektare area konsesi anak usahanya di Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur, tetapi menyatakan api berasal dari lahan di sekitarnya.
Informasi tersebut disampaikan sebagai respons terhadap pertanyaan Singapore Exchange Regulation (SGX RegCo) mengenai kebakaran hutan dan lahan gambut di Indonesia serta kabut asap lintas batas yang berdampak pada Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Kasus ini menambah sorotan terhadap perusahaan perkebunan dan agribisnis yang terdaftar di bursa Singapura. Sejumlah perusahaan mengakui kebakaran terjadi di dalam atau sekitar area konsesi mereka, tetapi menyatakan api bukan berasal dari kegiatan operasionalnya.
