Jakarta, IDN Times - Pemerintah Denmark mengonfirmasi insiden peretasan terhadap sistem basis data kependudukan nasional pada Senin (5/10/2026). Peristiwa ini tercatat sebagai salah satu kebocoran data terbesar yang pernah melanda institusi publik di negara tersebut.
Kementerian terkait langsung mengambil tindakan darurat guna mengamankan infrastruktur teknologi dari potensi ancaman lanjutan. Proses penanganan kini difokuskan pada penutupan celah keamanan serta koordinasi intensif bersama aparat penegak hukum.
