- Istana Christian VII: Terletak di bagian barat daya, gedung ini dikhususkan untuk menyambut tamu-tamu resmi negara.
- Istana Christian VIII: Berada di sisi barat laut, bangunan ini berfungsi sebagai museum dan menjadi satu-satunya bagian istana yang boleh dikunjungi oleh masyarakat umum.
- Istana Frederick VIII: Terletak di timur laut, saat ini digunakan sebagai tempat tinggal resmi bagi Putra Mahkota.
- Istana Christian IX: Berada di sebelah tenggara dan berfungsi sebagai kediaman bagi kepala negara Denmark saat ini.
5 Fakta Istana Amalienborg, Kediaman Resmi Keluarga Kerajaan Denmark

- Istana Amalienborg di Kopenhagen terdiri dari empat bangunan identik bergaya Rococo yang mengelilingi alun-alun segi delapan, masing-masing memiliki fungsi berbeda bagi keluarga kerajaan Denmark.
- Di tengah kompleks berdiri patung berkuda Raja Frederick V karya Jacques Saly, simbol kemegahan dan salah satu monumen paling artistik serta mahal pada masanya.
- Tradisi pergantian penjaga dan pengibaran bendera di Istana Amalienborg menjadi penanda kehadiran serta perubahan takhta keluarga kerajaan Denmark yang masih dijalankan hingga kini.
Kopenhagen, ibu kota Denmark yang terletak di pesisir timur Pulau Zealand, berkembang menjadi pusat regional penting di Eropa pada awal abad ke-17 di bawah kepemimpinan Christian IV. Dengan menggunakan sumber daya dari kerajaan Denmark dan Norwegia, posisi kota ini semakin kuat sehingga memicu pembangunan berbagai gedung megah, termasuk Istana Amalienborg. Berbeda dari istana pada umumnya, Istana Amalienborg ternyata bukan hanya satu bangunan besar.
Simak sejarah dan fungsi unik dari Istana Amalienborg dalam artikel ini, yuk!
1. Terdiri dari empat istana identik

Istana Amalienborg merupakan kediaman resmi keluarga kerajaan Denmark yang berlokasi di Kopenhagen. Keunikan utama kompleks ini adalah bentuknya yang tidak terdiri dari satu gedung besar, melainkan empat bangunan identik yang berdiri mengelilingi sebuah alun-alun berbentuk segi delapan.
Setiap bangunan memiliki fungsi yang berbeda untuk mendukung kegiatan kerajaan:
2. Arsitektur bergaya rococo
Nama Istana Amalienborg diambil dari sosok Sophie Amalie, istri Raja Frederick III, yang sempat memiliki istana hiburan di lokasi tersebut sebelum akhirnya terbakar habis pada tahun 1689. Setelah sempat menjadi taman, Raja Frederick V kemudian memutuskan untuk membangun kembali kawasan tersebut menjadi kompleks istana yang lebih megah guna memperingati 300 tahun kekuasaan dinasti keluarganya.
Karena keterbatasan biaya, Raja Frederick V memberikan lahan tersebut kepada empat bangsawan terkemuka dengan syarat mereka harus membangun istana yang identik. Hasilnya, arsitek Nicolai Eigtved merancang empat bangunan bergaya Rococo yang seragam, yang kini kita kenal sebagai kompleks Istana Amalienborg yang berdiri kokoh mengelilingi alun-alun.
3. Di tengah alun-alun istana, terdapat patung berkuda raja frederick v

Di tengah alun-alun Istana Amalienborg berdiri patung berkuda Raja Frederick V yang megah, karya pemahat asal Prancis, Jacques Saly. Patung perunggu ini awalnya dipesan oleh Perusahaan Asia sebagai hadiah untuk raja, tetapi pemerintah Denmark tetap terlibat langsung dalam memilih pematung terbaik. Saly akhirnya terpilih dan tiba di Kopenhagen pada tahun 1753 untuk memulai proyek besar tersebut.
Proses pembuatan patung ini memakan waktu sangat lama, karena ketelitian Saly dalam mempelajari anatomi kuda dari kandang kerajaan. Setelah melalui berbagai tahap pembuatan sketsa dan model kecil, cetakan perunggu patung ini akhirnya berhasil diselesaikan pada tahun 1768. Biaya yang dikeluarkan untuk proyek ini pun sangat besar, sehingga disebut-sebut sebagai salah satu monumen paling mahal dan mewah pada masanya.
Secara visual, patung ini menggambarkan Raja Frederick V mengenakan pakaian klasik dengan mahkota karangan bunga di kepala dan tangan yang memegang tongkat. Gaya desainnya yang tenang dan berwibawa merupakan ciri khas penggambaran raja-raja Denmark. Hingga saat ini, karya Jacques Saly tersebut diakui dunia sebagai salah satu patung berkuda yang paling indah dan artistik.
4. Ada tradisi pergantian penjaga

Pasukan Pengawal Kerajaan Denmark (Den Kongelige Livgarde) didirikan sejak tahun 1658 untuk melindungi keluarga raja sekaligus menjadi pasukan tempur angkatan darat. Setiap hari pukul 11.27, pasukan ini melakukan parade dari barak menuju Istana Amalienborg melalui jalan-jalan utama di Kopenhagen. Setibanya di alun-alun istana tepat sebelum pukul 12.00, mereka melaksanakan upacara pergantian penjaga yang diiringi oleh musik orkestra kerajaan.
Upacara ini memiliki beberapa tingkatan tergantung pada siapa anggota keluarga kerajaan yang sedang berada di istana. Penjaga Raja adalah tingkatan tertinggi yang dilakukan saat Raja sedang tinggal di kediamannya, lengkap dengan iringan musik dan penyerahan bendera simbol komando. Sementara itu, jika Raja sedang pergi, tetap akan ada Penjaga Letnan atau Penjaga Istana yang bersiaga setiap saat untuk memastikan keamanan wilayah istana tetap terjaga.
5. Bendera sebagai penanda kehadiran raja

Perubahan takhta di Denmark secara visual ditandai dengan pergantian bendera yang dikibarkan di kompleks Istana Amalienborg. Saat Raja Frederick X resmi memegang takhta, Bendera Kerajaan dinaikkan di kediamannya, Istana Frederick VIII, sementara bendera di kediaman Ratu Margrethe diganti menjadi Bendera Wangsa Kerajaan. Tradisi ini merupakan simbol resmi peralihan kekuasaan yang bisa dilihat langsung oleh masyarakat dari luar istana.
Istana-istana ini menggunakan berbagai jenis bendera khusus yang disebut Dannebrog, yang masing-masing memiliki lambang unik di bagian tengahnya. Setiap jenis bendera menunjukkan siapa anggota keluarga kerajaan yang sedang berada di dalam bangunan tersebut atau siapa yang tengah menjalankan tugas kenegaraan. Selain di istana, bendera-bendera ini juga dipasang pada kendaraan resmi kerajaan saat acara formal untuk menunjukkan identitas penumpang di dalamnya.
Beberapa jenis bendera utama meliputi Bendera Kerajaan yang digunakan oleh raja yang sedang berkuasa, serta Bendera Pewaris Takhta khusus untuk calon penerus raja. Ada juga Bendera Bupati yang dikibarkan jika anggota keluarga kerajaan lain bertugas sementara sebagai wakil raja, serta Bendera Keluarga Kerajaan untuk anggota keluarga lainnya. Semua bendera ini memiliki detail lambang yang berbeda, seperti mahkota, pedang, atau rantai penghargaan kerajaan.
Istana Amalienborg saat ini berfungsi sebagai kediaman resmi dan tempat tinggal utama bagi keluarga kerajaan Denmark di Kopenhagen. Meskipun sebagian besar area istana merupakan ruang pribadi, masyarakat tetap dapat mengunjungi Museum Amalienborg di Istana Christian VIII untuk melihat interior kamar-kamar yang pernah digunakan oleh raja dan ratu terdahulu. Keberadaan museum ini memungkinkan publik untuk mempelajari sejarah kerajaan secara lebih dekat sambil tetap menghargai fungsi istana sebagai pusat kegiatan keluarga kerajaan saat ini.


















