Jakarta, IDN Times – Layanan internet satelit Starlink milik SpaceX dilaporkan membatasi kecepatan koneksi pada terminal yang bergerak lebih dari 100 mil per jam tanpa pemberitahuan sebelumnya. Kebijakan mendadak ini mengganggu operasi peluncuran pesawat nirawak Ukraina yang mengandalkan jaringan tersebut sebagai alternatif sistem kendali radio.
Penasihat teknologi pertahanan Presiden Volodymyr Zelenskyy, Serhii Beskrestnov, mengonfirmasi bahwa pasukan pertahanan Ukraina tak menerima pemberitahuan awal mengenai perubahan layanan tersebut. Gangguan koneksi juga dirasakan Korps Reaksi Cepat ke-7 Ukraina yang bertugas di wilayah tenggara hingga menyebabkan sejumlah misi dibatalkan, menurut laporan Reuters.
Korps tersebut menggambarkan gangguan koneksi yang terjadi ketika pesawat nirawak sedang mengudara.
“Menurut pengamatan kami, selama penerbangan, koneksi bisa terputus selama 10–20 detik pada kecepatan hanya 110–120km/jam. Drone terus bergerak, tetapi gangguan ini membuatnya lebih sulit untuk dikendalikan,” kata Korps tersebut pada Rabu (14/10/2026), dikutip France 24.
