Comscore Tracker

Antisipasi Ancaman China-Rusia, AS Pamerkan Pesawat Pengebom B-21

Teknologi siluman B-21 Raider diklaim akan lebih canggih 

Jakarta, IDN Times - Pesawat pengebom B-21 Raider terbaru milik Amerika Serikat (AS) mulai dipamerkan pada Sabtu (3/12/2022), usai menjalani tahap pengembangan selama bertahun-tahun. Debut pesawat itu dianggap untuk mengatasi kekhawatiran Washington mengenai kemungkinan berkonflik dengan Beijing di masa depan.

Dilansir dari Accosiated Press, pesawat siluman itu merupakan upaya Pentagon untuk memodernisasi tiga persenjataan nuklirnya, termasuk rudal balistik nuklir yang diluncurkan dari silo dan hulu ledak yang ditembak dari kapal selam. 

Modernisasi itu dilakukan karena AS beralih dari kampanye kontra terorisme pada beberapa dekade terakhir untuk merespon cepatnya modernisasi militer China.

Baca Juga: Korea Utara Baru Pamer Nuklir, AS Jawab dengan Pesawat Pengebom

1. AS butuh pesawat pengebom baru untuk hadapi ancaman dari China

Pentagon mengatakan, China berada di jalur yang tepat untuk mempunyai 1.500 senjata yang ditargetkan rampung pada tahun 2035. Selain itu, kemampuan rudal hipersonik, ruang angkasa dan bidang lainnya telah melahirkan tantangan penting bagi AS, baik dari segi keamanan nasional dan sistem internasional yang bebas-terbuka.

"Kami membutuhkan pembom baru untuk abad ke-21 yang akan memungkinkan kami menghadapi ancaman yang jauh lebih rumit, seperti ancaman yang kami khawatirkan suatu hari akan kami hadapi dari China, Rusia," kata Deborah Lee James, sekretaris Angkatan Udara AS, seperti dikutip dari AP.

“B-21 lebih dapat bertahan dan dapat menghadapi ancaman yang jauh lebih sulit ini.” sambung Lee James.

Kathy Warden, Kepala Eksekutif perusahaan Northrop Grumman, yang memproduksi Raider, mengatakan meski penampilan pesawat bertenaga nuklir itu mirip dengan B-2, kemiripannya langsung berhenti apabila penggunanya masuk kedalam unit itu.

“Cara beroperasi secara internal sangat maju dibandingkan dengan B-2, karena teknologinya telah berkembang sangat pesat dalam hal kemampuan komputasi yang sekarang dapat kami tanamkan dalam perangkat lunak B-21,” kata Warden, dilansir AP.

Baca Juga: 8 Fakta KF-21 Boramae, Pesawat Tempur Indonesia dan Korsel

2. Teknologi siluman B-21 Raider diklaim jauh lebih canggih  

Dibanding pesawat pengebom B-2, Raider kemungkinan alami perubahan seperti penggunaan bahan yang canggih dalam pelapisnya agar lebih sulit terdeteksi. Selain itu, ada sistem mengontrol emisi elektronik untuk menipu radar musuh dan menyamar sebagai objek lain, ujar beberapa analis pertahanan.

Northrop Grumman, produsen pesawat pembom yang berbasis di Virginia, mengatakan sedang menggunakan teknik dan bahan manufaktur baru untuk memastikan B-21 akan mengalahkan sistem anti-akses, sehingga bisa mengatasi penyangkalan area yang akan dihadapinya.

Meskipun tidak memberikan spesifikasi yang rinci, Warden mengatakan bahwa pesawat itu akan lebih siluman.

Adapun enam unit B-21 Raider sedang diproduksi oleh Northrop. Sementara Angkatan udara AS berencana untuk membuat 100 unit, yang dapat menggunakan senjata nuklir dan bisa dioperasikan dengan atau tanpa pilot.

Baca Juga: Tak Disangka! Ukraina Punya 3 Pesawat Pengebom Strategis Sisaan Soviet

3. Produksi B-21 Raider relatif cepat jika dibanding program pesawat lainnya

Melansir ABC, proses produksi B-21 dari Northrop dan Angkatan udara AS itu dinilai relatif cepat, yakni hanya tujuh tahun. Ini dilihat dari program pesawat tempur dan kapal baru lainnya yang telah memakan waktu selama puluhan tahun.

“Ini mungkin menjadi tantangan besar bagi kami untuk melakukan analisis normal kami terhadap program besar seperti ini,” kata Dan Grazier, peneliti kebijakan pertahanan senior di Proyek Pengawasan Pemerintah, dikutip ABC.

“Mudah untuk mengatakan bahwa B-21 masih sesuai jadwal sebelum benar-benar terbang. Karena hanya ketika salah satu dari program ini masuk ke fase pengujian yang sebenarnya, masalah sebenarnya ditemukan. Dan itulah titik ketika jadwal benar-benar mulai menurun dan biaya benar-benar mulai meningkat.” sambung dia.

Syahreza Zanskie Photo Verified Writer Syahreza Zanskie

Feel free to contact me! syahrezajangkie@gmail.com

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya