Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada Jumat (16/10/2026), membantah keterlibatan dalam pembatasan akses Starlink untuk militer Ukraina. Pernyataan ini disampaikan menyusul tuduhan dari CEO SpaceX, Elon Musk.
Beberapa hari terakhir, hubungan AS dan Ukraina terus memanas. Terlebih setelah Ukraina memprotes SpaceX atas pembatasan akses internet menggunakan Starshield, atau Starlink yang khusus digunakan untuk militer.
